Lhokseumawe, 26 Juni 2026 – BPBD Kota Lhokseumawe menerima kunjungan akademik dari dosen dan mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh dalam rangka pelaksanaan kegiatan SIGAP 2026 (Simulasi dan Aksi Mahasiswa Psikologi dalam Membangun Masyarakat Tangguh Bencana). Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pada 26 Juni 2026 dan 3 Juli 2026, dengan menggabungkan pembelajaran di kelas dan praktik lapangan di BPBD Kota Lhokseumawe.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Lhokseumawe, Ir. Yulizar, M.E., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif antara BPBD Kota Lhokseumawe dan Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi kebencanaan yang melibatkan kalangan akademisi sebagai mitra strategis dalam upaya pengurangan risiko bencana.
.jpeg)
Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh, Nursan Junita, B.HSc., M.A., yang menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kota Lhokseumawe atas dukungan dan kesempatan yang diberikan kepada dosen serta mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui kegiatan kuliah lapangan.


Pada sesi utama, peserta mengikuti penyampaian materi bertajuk "Manajemen & Intervensi Bencana: Siaga Hadapi Bencana" yang dibawakan oleh narasumber dari BPBD Kota Lhokseumawe, yaitu Zainab Maryati, S.Psi. dan Meuthia Muriazi, S.E. Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar manajemen bencana, upaya mitigasi, kesiapsiagaan, penanganan saat tanggap darurat, serta pentingnya intervensi psikososial dalam penanggulangan bencana.
.jpeg)

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi mengenai berbagai aspek penanggulangan bencana, peran masyarakat dalam membangun ketangguhan, serta implementasi ilmu psikologi dalam mendukung penanganan korban bencana.

Sebagai bagian dari pembelajaran praktik, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanggulangan bencana yang dipandu oleh personel BPBD Kota Lhokseumawe. Melalui simulasi ini, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai prosedur kesiapsiagaan, langkah-langkah evakuasi, koordinasi saat kondisi darurat, serta penerapan prinsip keselamatan dalam menghadapi potensi bencana. Simulasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menghadapi situasi kebencanaan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.


Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara BPBD Kota Lhokseumawe dan Universitas Malikussaleh dalam meningkatkan literasi kebencanaan serta membangun sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian terhadap upaya pengurangan risiko bencana.

