Lhokseumawe, 6 Februari 2026 – BPBD Kota Lhokseumawe menerima laporan unik pada Jumat malam (06/02). Seorang warga bernama Zizi (21 tahun), asal Kampung Jawa, Banda Sakti, mendatangi Pos Pemadam Kebakaran Kota Lhokseumawe dengan keluhan cincin yang tersangkut di jari. Kondisi jari korban saat itu sudah mengalami pembengkakan sehingga memerlukan penanganan segera.
Kronologi Kejadian
Sekitar pukul 18.30 WIB, korban datang ke pos Damkar dengan kondisi cincin yang tidak dapat dilepaskan secara manual. Tim Damkar BPBD Kota Lhokseumawe segera melakukan pemeriksaan dan menyiapkan langkah penanganan. Mengingat kondisi jari yang sudah bengkak, pelepasan cincin dilakukan dengan hati-hati menggunakan mesin grinder mini agar tidak menimbulkan luka tambahan.
Upaya Penanganan
Proses pelepasan cincin berlangsung selama kurang lebih 15 menit. Berkat ketelitian dan keterampilan petugas, cincin berhasil dilepaskan dengan aman pada pukul 18.45 WIB. Setelah cincin berhasil dilepas, kondisi jari korban dapat segera ditangani sehingga tidak menimbulkan komplikasi lebih lanjut.
Tim yang Terlibat
Dalam penanganan kejadian ini, unsur yang terlibat adalah:
-
DAMKAR BPBD Kota Lhokseumawe Regu B
-
Relawan REDKAR
Penutup
BPBD Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa selain menangani kebakaran dan bencana alam, tim Damkar juga siap membantu masyarakat dalam situasi darurat lainnya yang membutuhkan keahlian teknis. Kejadian ini menjadi contoh nyata bahwa kehadiran BPBD tidak hanya berperan dalam penanggulangan bencana besar, tetapi juga dalam membantu masyarakat menghadapi permasalahan sehari-hari yang berpotensi membahayakan.
