Lhokseumawe – Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Pelatihan dan Pembentukan Satuan Tugas (SATGAS) Penanggulangan Bencana Gampong yang telah dilaksanakan pada 3 November 2026, BPBD Kota Lhokseumawe melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menggelar simulasi penanganan bencana banjir di Gampong Ujong Pacu, Rabu (4/11/2026).
.jpeg)


Kegiatan simulasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya anggota SATGAS Gampong, dalam menghadapi situasi darurat bencana banjir.



Melalui kegiatan ini, para peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung materi dan pengetahuan yang telah diperoleh pada hari sebelumnya. Simulasi dilaksanakan untuk melatih koordinasi, komunikasi, serta pembagian tugas antaranggota SATGAS dalam menghadapi kondisi darurat.



Dalam pelaksanaannya, peserta dilatih mengenai langkah-langkah penanganan banjir, mulai dari kesiapsiagaan, penyampaian informasi peringatan dini, proses evakuasi masyarakat ke tempat yang lebih aman, hingga koordinasi dalam penanganan warga terdampak.

.jpeg)

Dengan adanya simulasi ini, diharapkan anggota SATGAS Penanggulangan Bencana Gampong Ujong Pacu tidak hanya memahami teori kebencanaan, tetapi juga memiliki keterampilan dan kesiapan dalam mengambil tindakan yang tepat ketika bencana terjadi.


BPBD Kota Lhokseumawe berharap melalui pelatihan dan simulasi ini dapat terbentuk masyarakat yang lebih tangguh, tanggap, dan mandiri dalam menghadapi bencana, serta mampu menjadi garda terdepan dalam upaya penanggulangan bencana di lingkungan gampong.


Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan evaluasi bersama terhadap pelaksanaan simulasi. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi hal-hal yang telah berjalan dengan baik serta kendala dan kekurangan yang masih perlu diperbaiki, sehingga dapat menjadi bahan pembelajaran dalam meningkatkan kesiapan dan efektivitas SATGAS Penanggulangan Bencana Gampong dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
