BPBD KOTA LHOKSEUMAWE MELAKUKAN SOSIALISASI KESIAPSIAGAAN BENCANA BAGI PESERTA DIDIK BARU DI SMAN 2 LHOKSEUMAWE

BPBD Kota Lhokseumawe melaksanakan kegiatan sosialisasi kesiapsiagaan bencana bagi peserta didik baru di SMAN 2 Lhokseumawe sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan dasar mengenai kebencanaan, sehingga mereka memiliki pemahaman yang baik tentang potensi bencana serta langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melindungi diri ketika terjadi keadaan darurat.

Materi sosialisasi disampaikan oleh narasumber dari BPBD Kota Lhokseumawe, yaitu Ghina Ramadhani, S.Psi. dan Meuthia Muriazi, S.E. Dalam penyampaiannya, para pemateri menjelaskan pentingnya membangun budaya sadar bencana sejak dini melalui pengenalan jenis-jenis bencana, upaya mitigasi, serta prosedur evakuasi yang benar. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta didik dalam sesi tanya jawab sehingga materi dapat dipahami dengan lebih baik.Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Lhokseumawe berharap peserta didik baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kesiapan dan kemampuan dasar dalam menghadapi potensi bencana. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya membangun sekolah yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai situasi darurat melalui peningkatan pengetahuan serta kesadaran seluruh warga sekolah terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana.

 

Kegiatan ini diikuti ratusan siswa-siswi baru kelas X. Tim BPBD memberikan materi tentang pengenalan jenis bencana yang rawan terjadi di lingkungan sekolah, mulai dari bencana banjir, gempa bumi, dan tsunami, serta tata cara penanggulangan bencananya.Kepala SMAN 2 Lhokseumawe menyambut baik kegiatan ini. Ia menyebut sosialisasi sangat relevan mengingat Kota Lhokseumawe berada di kawasan rawan bencana.Melalui kegiatan ini, BPBD berharap sekolah dapat menjadi sekolah tangguh bencana.

Dengan adanya edukasi sejak awal tahun ajaran, diharapkan seluruh warga sekolah SMAN 2 Lhokseumawe lebih siap dan tanggap menghadapi potensi bencana.